Info Sekolah
Rabu, 28 Okt 2026
  • MA AL Wathoniyah 43 Menerima Peserta Didik baru Tahun Pendidikan 2023-2024
25 Juli 2023

Menyambut Datangnya Tahun Baru Islam (1 Muharram 1445 H)

Selasa, 25 Juli 2023 Kategori : Tak Berkategori

Pada hari selasa (18/7) pukul 07.00 WIB di Yayasan Pendidikan Al Wathoniyah 43 telah berlangsung kegiatan pawai bersama dalam rangka menyambut datangnya Tahun Baru Islam1445 H. Kegiatan ini bertempat di lingkungan yayasan. Pawai ini diikuti oleh semua lembaga yakni dari lembaga SDI, MI, SMP, MTs, dan MA Al Wathoniyah 43 Jakarta. Sebelum pawai di mulai seluruh siswa dari tiap lembaga berbaris dengan rapih, diberikan arahan, dan doa bersama yang dipimpin oleh Ketua Yayasan Al Wathoniyah 43 Jakarta yaitu Ustadz H. Lukman Hakim S.Pd.I, kemudian setelah arahan serta doa bersama selesai siswa/i  dari tiap lembaga bergantian meninggalkan sekolah dengan penuh semangat dan suka cita. Siswa/i yang mengikuti pawai ini tak lupa menyiapkan dan membawa berbagai poster serta spanduk yang bertuliskan “Selamat Tahun Baru Islam (1 Muharram 1445 H)”.

Tahun Baru Islam atau istilah lainnya dikenal dengan Tahun Baru Hijriah merupakan hari yang sangat penting bagi umat Islam mengapa dikatakan demikian? karena Tahun Baru Islam tepat pada 1 Muharram terdapat peristiwa bersejarah yang tidak dapat dilupakan yakni peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari kota Mekkah ke Madinah. Hari tersebut kemudian ditetapkan sebagai hari pertama dalam penanggalan hijriah atau kalender islam yakni 1 Muharram 1 hijriah tahun 622 masehi.  Perhitungan Tahun Baru Islam ini bermula pada masa sahabat Nabi yakni Umar Bin Khattab RA tepatnya enam tahun setelah Nabi Muhammad SAW wafat. Umar Bin Khattab RA  melakukan musyawarah dengan para sahabat dan mereka pun sepakat menjadikan momentum terjadinya peristiwa hijrah Nabi sebagai awal mula perhitungan tahun baru islam.

Tahun Baru Islam memiliki makna yang dapat kita ambil hikmahnya yakni:

  1. Berhijrah untuk hidup lebih baik, berawal dari kata Hijrah yang diartikan sebagai bentuk perjuangan dalam meninggalkan sesuatu yang buruk beralih pada sesuatu yang baik. Seperti halnya Nabi Muhammad SAW dan para sahabat berhijrah dari Makkah ke Madinah tak kenal lelah dalam menyebarkan agama islam, meski berbagai rintangan dihadapi.
  2. Sebagai momen untuk perbaikan diri atau muhasabah di tahun yang baru ini, diharapkan untuk lebih mawas diri atas segala tindakan dan perbuatan.
  3. Sebagai bulan penuh pahala, muharram merupakan bulan yang dimuliakan sehingga dapat dijadikan momen mendekatkan diri kepada Allah SWT dan melakukan hal-hal kebaikan. Sebab, setiap amal ibadah yang dilakukan di muharram akan dilipatgandakan pahalanya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Komentar